About

Kamis, 05 Februari 2015

cabang cabang biologi

Biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar. Karena luasnya bahan kajian biologi, biologi dibagi lagi menjadi cabang-cabang ilmu. Beberapa cabang-cabang ilmu biologi antara lain :
1. Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau)
1. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
2. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
3. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
4. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
5. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
6. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
7. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
8. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
9. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
10. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
11. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
12. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
13. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
14. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
15. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
16. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
17. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
18. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
19. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
20. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
21. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
22. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
23. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
24. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
25. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
26. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
27. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
28. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
29. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
30. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
31. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
32. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
33. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
34. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga.
35. filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
36. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
37. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
38. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
39. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
40. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
41. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
42. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
43. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
44. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
45. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
46. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
47. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
48. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
49. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
50. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
51. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
52. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
53. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
54. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
55. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusk
56. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
57. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
58. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
59. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
60. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
61. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
62. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
63. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod
64. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
65. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara
66. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
67. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
68. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
69. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
70. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
71. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )
72. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
73. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
74. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
75. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
76. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
77. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
78. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
79. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
80. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
81. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
82. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
83. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
84. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
85. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
86. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak
87. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par
88. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
89. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
90. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
91. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
92. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
93. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan
94. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
95. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
96. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
97. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
98. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
99. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
100. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
101. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

Teori kemagnetan


Menurut teori kemagnetan,
1.      sebuah bahan magnet tersusun dari se­jumlah besar magnet‑magnet kecil yang dinamakan magnet elementer 
2.      pada magnet, magnet elementer tersusun secara teratur, sedangkan pada bahan non­magnetik, magnet elementer tersusun se­cara acak; 
3.       prinsip membuat magnet adalah menjadikan magnet elementer yang tadinya tidak teratur menjadi teratur dan searah; 
4.       pada bahan magnet lunak, magnet elementer mudah "diputar" sehingga bahan‑bahan tersebut mudah dijadikan magnet; 
5.      pada bahan magnet keras, magnet elemen­ter sukar "diputar" sehingga bahan ini sukar dijadikan magnet;  
6.      bila magnet permanen dipotong, masing-masing potongan akan tetap mempunyai dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.
 
1.  Sifat-sifat magnet antara lain: dapat menarik besi, menimbulkan gaya satu sama lain (tolak-menolak dan tarik menarik). Medan magnet: suatu daerah di sekitar magnet dimana masih ada pengaruh gaya magnet.

2.  Bagian magnet yang daya tariknya terbesar disebut kutub magnet. Oleh karena itu setiap magnet mempunyai dua buah kutub yaitu kutub utara, U, dan kutub selatan, S.
Kutub-kutub senama akan saling tolak, misalnya kutub utara dengan utara atau kutub selatan dengan selatan. Sedangkan kutub-kutub yang berlainan jenis akan saling tarik-menarik, contohnya kutub utara didekatkan dengan kutub selatan.

3.  Penggolongan benda berdasarkan sifat magnetik:
a. ferromagnetik, yaitu benda yang ditarik kuat oleh magnet. Contoh: besi, baja, nikel,dan kobalt
b. diamagnetik, yaitu benda yang ditolak oleh magnet. Contoh: timah, aluminium, emas, dan bismuth
c. paramagnetik, yaitu benda yang ditarik lemah oleh magnet. Contoh: platina, tembaga, dan garam.

4.  Cara membuat magnet:
a. menggosokkan magnet tetap,
Caranya: arah gosokan dibuat searah agar magnet elementer yang terdapat pada besi letaknya menjadi teratur dan mengarah ke satu arah.Pada ujung terakhir besi yang digosok, akan mempunyai kutub yang berlawanan dengan kutub ujung magnet penggosoknya
b. aliran arus listrik,
Jika arah arus berlawanan jarum jam maka ujung besi tersebut menjadi kutub utara. Sebaliknya, jika arah arus searah putaran jarum jam maka ujung besi tersebut terbentuk kutub selatan. Dengan demikian, ujung A kutub utara dan B kutub selatan atau sebaliknya.
c. induksi.
Besi dan baja diletakkan di dekat magnet tetap. Magnet elementer yang terdapat pada besi dan baja akan terpengaruh atau terinduksi magnet tetap yang menyebabkan letaknya teratur dan mengarah ke satu arah.

5. Cara Menghilangkan Sifat Kemagnetan.
Sebuah magnet akan hilang sifat kemagnetannya jika magnet dipanaskan, dipukul-pukul, dan dialiri arus listrik bolak-balik. Magnet yang mengalami pemanasan dan pemukulan akan menyebabkan perubahan susunan magnet elementernya. Akibat pemanasan dan pemukulan magnet elementer menjadi tidak teratur dan tidak searah.
6. Kemagnetan Bumi
 
Medan magnet bumi digambarkan dengan garis-garis lengkung yang berasal dari kutub selatan bumi menuju kutub utara bumi. Magnet bumi tidak tepat menunjuk arah utara-selatan geografis. Penyimpangan magnet bumi ini akan menghasilkan garis-garis gaya magnet bumi yang menyimpang terhadap arah utara-selatan geografis.
   Deklinasi adalah penyimpangan dari arah utara selatan yang sebenarnya. Sedangkan Inklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh magnet dengan garis mendatar.

7. H.C. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet).
Keuntungan magnet listrik:
a. sifat kemagnetannya sangat kuat,
b. kekuatan magnet dapat diubah dengan mengubah arus,
c. kemagnetan dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listrik.
8. Gaya Lorentz
Gaya lorentz adalah gaya yang terjadi pada sebuah kawat berarus listrik yang berada dalam lingkungan kuat medan magnet. Atau gaya yang terjadi pada sebuah muatan yang berada dalam lingkup kuat medan magnet.
besarnya gaya lorentz dirumuskan:
F = I L B
dimana
F = Gaya lorentz (N)
B = Kuat medan magnet (Tesla)
I = Kuat arus listrik (A)
L = Panjang kawat (m)
untuk menentukan arah gaya lorentz digunakan aturan tangan kanan.

Penggunaan gaya lorentz pada: motor listrik, amperemeter, galvanometer, dan voltmeter.

fakta unik tentang planet

Alam semesta menyimpan sejumlah misteri yang menarik untuk diselidiki. Berikut ini beberapa fakta menarik seputar planet.
 
 
1. Udara di Bumi
Oksigen menjadi salah satu alasan adanya kehidupan di Bumi. Seperti kita tahu, oksigen merupakan sebagian unsur yang diperlukan agar fotosintesis bisa terlaksana. Inilah yang menjadi pembeda antara Bumi dengan tempat-tempat lainnya di sistem tata surya. Di Bumi, kandungan oksigen yang tersedia adalah sebesar 20,95% dari total udara yang ada.
2. Bintik merah raksasa di Planet Yupiter
Sebagai planet yang berada di urutan kelima dalam sistem tata surya, Yupiter memiliki keunikan. Tidak hanya menjadi yang terbesar di antara planet-planet lainnya, tapi juga memunyai bintik merah raksasa. Para ahli mengatakan, bintik merah tersebut merupakan badai yang sangat besar dan terlihat dalam tiga abad terakhir. Disebut raksasa karena diameter bintik merah itu bisa mencapai tiga kali diameter Bumi. Saking besarnya, penduduk Bumi bisa melihatnya melalui sebuah teleskop.
3. Awan heksagonal di Planet Saturnus
Keberadaan awan heksagonal ini pernah tertangkap kamera dari pesawat luar angkasa milik NASA (lembaga penelitian dan pengembangan luar angkasa milik Amerika Serikat). Letak awan itu terdapat di kutub utara Saturnus atau di sekitar 78o bujur utara. Menariknya, awan tersebut hanya ada di kutub utara. Namun, tidak terdapat di kutub selatan Saturnus.
4. Badai debu di Planet Mars
Menurut ilmuwan, badai debu yang terdapat di Mars merupakan yang terbesar di sistem tata surya. Badai debu ini bahkan bisa menyelimuti planet tersebut hingga bertahan selama beberapa bulan. Karena itu, penglihatan para penduduk Bumi yang ingin menyaksikan Si Planet Merah ini bisa terganggu. Badai debu yang melingkupi Mars, ternyata juga meningkatkan suhu di permukaan planet ini.
5. Cincin Saturnus
Sahabat Bravo! pasti mengenal cincin yang terdapat di Saturnus bukan? Ternyata, cincin itu terdiri atas ribuan cincin yang mengelilingi Saturnus. Sejauh ini, para ilmuwan masih berpendapat kalau cincin tersebut terbuat dari bongkahan es meteorit. Besarnya juga sangat mengejutkan yaitu dua ratus kali diameter Saturnus.
6. Tertinggi dan terendah di Mars
Kalau Bumi memiliki Gunung Everest sebagai puncak tertinggi, tata surya kita mempunyai Olympus Mons yang tingginya mencapai 27 km atau tiga kali Gunung Everest. Lebar kakinya sekitar 500 km hingga 600 km, dengan lebar kalderanya mencapai 80 km. Selain itu, Mars juga mempunyai ngarai terbesar yang disebut Valles Marineris dengan panjang 4.000 km dan kedalaman mencapai 2 km sampai 7 km.
7. Kemiringan sumbu Planet Uranus
Saking miringnya sumbu planet ini, kutub utara dan selatan Uranus terletak pada tempat, yang di planet lain disebut ekuator. Jika dibayangkan, Uranus lebih mirip bola yang menggelinding daripada gasing yang berputar. Oleh karena kemiringan sumbu yang mencapai 97,77o ini, perubahan musim di Uranus sangat berbeda dengan planet lainnya.
8. Angin di Planet Neptunus
Kecepatan angin yang terdapat di Neptunus melebihi kecepatan mobil-mobil yang beraksi di arena balap, yaitu 1.500 mil/jam. Namun, tidak ada yang tahu penyebab dari angin ini.
9. Perbedaan suhu yang ekstrem di Planet Merkurius
Sebagai planet yang terdekat dengan Matahari, bisa dibayangkan betapa tinggi suhu di Planet Merkurius, yaitu mencapai 450oC. Menariknya, saat hari berganti malam, suhu di permukaan Merkurius bisa menurun drastis hingga -170oC. Ini karena, Merkurius tidak memiliki atmosfer yang cukup untuk bisa menahan paparan sinar Matahari. Karena itu juga, Merkurius tidak bisa menjadi tempat tinggal makhluk hidup.
10. Suhu permukaan yang sangat tinggi di Venus
Sebagai planet kedua terdekat dari Matahari, tentunya suhu di permukaan Venus lebih tinggi daripada Bumi. Hal lain yang menyebabkan itu terjadi adalah tingginya kadar karbon dioksida di planet tersebut.

pesawat sederhana

Pesawat Sederhana

Pesawat sederhana sering kita temui pada kehidupan sehari-hari. Secara pengertian mudahnya pesawat sederhana merupakan alat-alat sederhana yang dapat memudahkan kita dalam melakukan usaha. Dengan kata lain pesawat sederhana yaitu alat bantu yang sederhana.

Pernahkah anda mengangkat sebongkah batu? Tentu saja jika menggunakan tangan kosong pasti anda akan kesulitan karena batu yang anda angkat sangatlah berat. Lalu anda menggunakan argo untuk mengangkat batu tersebut dengan meletakkan batu di atas argo. Bagaimana setelah anda menggunakan argo, menjadi mudah diangkat bukan? Bahkan mungkin anda bisa mengangkat lebih.

Contoh lainnya ketika anda semasa kecil suka bermain jungkat-jungkit. Nah pasti kalian sering bermain ini pada saat kecil apalagi pada saat anda masih duduk dibangku TK. Jungkat-jungkit akan bergantian mengangkat anda dan teman anda dengan gaya yang diberikan oleh tubuh. Bisa anda bayangkan jika anda mengangkat beban tubuh teman anda saat itu pasti susah rasanya untuk mengangkatnya bukan?

Contoh diatas adalah sedikit contoh dari penerapan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Nah ada berapa jenis dari pesawat sederhana ini ? Ada 3 jenis dari pesawat sederhana yaitu :
  • Tuas
  • Katrol
  • Bidang Miring
Baiklah kita akan mulai penjelasan mengenai pesawat sederhana :

Tuas

Tuas atau pengungkit biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh pada saat kita membuka tutup botol dengan pembuka tutup botol, jungkat-jungkit, linggis, dan lain sebagainya. Tuas digunakan untuk memindahkan benda yang berat.
Prinsipnya adalah, semakin jauh jarak kuasa terhadap titik tumpu, maka semakin kecil gaya yang diperlukan untuk mengangkat suatu beban. Rumusnya adalah sebagai berikut :

W . Lb = F . Lk
  • W : Beban (Newton)
  • Lb : Jarak Beban dengan titik tumpu (Meter)
  • F : Kuasa (Newton)
  • Lk : Jarak Kuasa dengan titik tumpu (Meter)
Nah jika anda masih bingung anda dapat melihat gambar dibawah ini untuk memperjelas rumus diatas :
rumus pesawat sederhana
Bagaimana? Sudah lumayan jelas bukan. Pada tuas sendiri dibagi menjadi 3 golongan.
  1. Tuas golongan pertama, yaitu titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasa.
  2. Tuas golongan kedua, yaitu titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa.
  3. Tuas golongan ketiga, yaitu titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban.

Katrol

Penerapan pesawat sederhana yang satu ini paling sering kita gunakan pada saat menimba air di sumur. Kita melakukan tarikan untuk mengangkat beban. Penjelasan paling singkatnya yaitu sebuah roda berputar pada porosnya yang dilewati oleh seutas tali. Pada ujung tali tersebut terdapat gaya yang diberikan (ditarik oleh tangan) dan di ujung lainnya terdapat beban yang akan diangkat.

Katrol

Katrol dibagi menjadi tiga yaitu :
  1. Katrol tetap, yaitu katrol yang tidak berpindah pada saat digunakan.
  2. Katrol bebas, yaitu katrol yang bisa berpindah tempat saat digunakan.
  3. Katrol ganda, yaitu katrol yang merupakan gabungan dari katrol tetap dan katrol bebas.
Pada katrol tetap keuntungan yang akan kita dapat yaitu anda akan mudah untuk mengangkat suatu beban dengan cara menariknya kebawah. Pada saat anda menarik beban tersebut anda terbantu dengan berat badan anda. Bukan hanya itu, katrol jenis ini akan memperingan anda dalam menarik beban karena anda menarik beban ke arah bawah.

Berbeda dengan katrol tetap, keuntungan yang anda dapat ketika menggunakan katrol bebas yaitu anda hanya memerlukan setengah tenaga dalam mengangkat suatu benda. Contoh ketika anda mengangkat beban sebesar 20 N maka dengan katrol bebas anda hanya memerlukan gaya 10 N untuk mengangkatnya.

Bidang Miring

Bidang miring merupakan suatu bidang datar yang dimiringkan, gunanya ialah mempermudah dalam memindahkah barang pada ketinggian tertentu. Misal disaat anda ingin menurunkan sebuah benda dari atas truk ke tanah dan benda tersebut terlalu berat untuk diangkat maka anda bisa menggunakan sebuah papan yang dimiringkan yang menghubungkan antara truk dan tanah sehingga anda akan lebih mudah dalam memindahkan barang tersebut

contoh bidang miring


Aplikasi bidang miring bukan hanya itu saja, masih banyak penggunaan bidang miring dalam kehidupan sehari-hari yang terkadang tidak kita sadari. Beberapa contohnya ialah sebagai berikut :
  • Ujung sekrup
  • Ujung Paku
  • Bidang miring pada kapak
  • Tangga
Nah contoh diatas merupakan sedikit contoh aplikasi bidang miring dalam kehidupan kita sehari-hari.

Rumus dari bidang miring yaitu :
W x h = F x s
Keterangan dari rumus diatas ialah :
  • W = Beban (N)
  • F = Gaya (N)
  • s = Panjang bidang miring (m)
  • h = Tinggi bidang miring (m)
Nah bagaimana penjelasan mengenai rumus pesawat sederhana diatas?Semoga penjelasan diatas membuat anda semakin paham mengenai materi pesawat sederhana ya. Selamat belajar.

pemuaian


Pemuaian adalah bertambahnya ukuran suatu benda karena pengaruh perubahan suhu atau bertambahnya ukuran suatu benda karena menerima kalor.
Pemuaian terjadi pada 3 zat yaitu pemuaian pada zat padat, pada zat cair, dan pada zat gas.
Pemuaian pada zat padat ada 3 jenis yaitu pemuaian panjang (untuk satu demensi), pemuaian luas (dua dimensi) dan pemuaian volume (untuk tiga dimensi). Sedangkan pada zat cair dan zat gas hanya terjadi pemuaian volume saja, khusus pada zat gas biasanya diambil nilai koofisien muai volumenya sama dengan 1/273.
Pemuaian panjang
adalah bertambahnya ukuran panjang suatu benda karena menerima kalor. Pada pemuaian panjang nilai lebar dan tebal sangat kecil dibandingkan dengan nilai panjang benda tersebut. Sehingga lebar dan tebal dianggap tidak ada. Contoh benda yang hanya mengalami pemuaian panjang saja adalah kawat kecil yang panjang sekali.
Pemuaian panjang suatu benda dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu panjang awal benda, koefisien muai panjang dan besar perubahan suhu. Koefisien muai panjang suatu benda sendiri dipengaruhi oleh jenis benda atau jenis bahan.
Secara matematis persamaan yang digunakan untuk menentukan pertambahan panjang benda setelah dipanaskan pada suhu tertentu adalah
Rumus pertambahan panjang
Bila ingin menentukan panjang akhir setelah pemanasan maka digunakan persamaan sebagai berikut :
Rumus panjang akhir
Yang perlu diperhatikan adalah didala rumus tersebut banyak sekali menggunakan lambang sehingga menyulitkan dalam menghapal. Disarankan untuk sering menggunakan rumus tersebut dalam mengerjakan soal dan tidak perlu dihapal.
Pemuaian luas
adalah pertambahan ukuran luas suatu benda karena menerima kalor. Pemuaian luas terjadi pada benda yang mempunyai ukuran panjang dan lebar, sedangkan tebalnya sangat kecil dan dianggap tidak ada. Contoh benda yang mempunyai pemuaian luas adalah lempeng besi yang lebar sekali dan tipis.
Seperti halnya pada pemuian luas faktor yang mempengaruhi pemuaian luas adalah luas awal, koefisien muai luas, dan perubahan suhu. Karena sebenarnya pemuaian luas itu merupakan pemuian panjang yang ditinjau dari dua dimensi maka koefisien muai luas besarnya sama dengan 2 kali koefisien muai panjang. Pada perguruan tinggi nanti akan dibahas bagaimana perumusan sehingga diperoleh bahwa koefisien muai luas sama dengan 2 kali koefisien muai panjang.
Untuk menentukan pertambahan luas dan volume akhir digunakan persamaan sebagai berikut :
Rumus pemuaian luas
Pemuaian volume
adalah pertambahan ukuran volume suatu benda karena menerima kalor. Pemuaian volume terjadi benda yang mempunyai ukuran panjang, lebar dan tebal. Contoh benda yang mempunyai pemuaian volume adalah kubus, air dan udara. Volume merupakan bentuk lain dari panjang dalam 3 dimensi karena itu untuk menentukan koefisien muai volume sama dengan 3 kali koefisien muai panjang. Sebagaimana yang telah dijelskan diatas bahwa khusus gas koefisien muai volumenya sama dengan 1/273
Persamaan yang digunakan untuk menentukan pertambahan volume dan volume akhir suatu benda tidak jauh beda pada perumusan sebelum. Hanya saja beda pada lambangnya saja. Perumusannya adalah
Rumus pemuaian volume

planet jupiter

jupiter kabarnya punya dua keluarga baru yang baru ditemukan nie. Dua bulan baru telah ditemukan mengorbit Jupiter, membawa keluarga Jovian menghitung sampai 66 satelit alam. Pengumuman tentang dua bulan baru Jupiter ini diumumkan oleh astronom pekan ini. 

 

Bulan baru Jupiter saat ini dikenal sebagai S/2011 J1 dan J2 S/2011 (kali aja nanti namanya bs berubah jadi Agnes Monica atau Afriani. wkwkwkwk), bulan baru Jupiter pertama kali diidentifikasi dalam gambar yang diperoleh dengan Teleskop Magellan-Baade di Las Campanas Observatory, Chile pada tanggal 27 September 2011. Dua bulan baru Jupiter ini adalah salah satu bulan terkecil yang pernah ditemukan di tata surya, masing-masing berukuran hanya berdiameter sekitar (0,62 mil) kilometer.

Tidak seperti empat bulan besar Galilean Jupiter, yang terlihat dari Bumi meskipun dengan teleskop kecil, kedua bulan baru Jupiter ini redup dan sangat jauh dari planet ini, mengambil sekitar 580 dan 726 hari untuk menyelesaikan orbitnya
Para ilmuwan sebelumnya telah menemukan satelit Jovian baru di tahun 2010, dan astronom berpikir mungkin ada yang lebih banyak lagi. "Satelit-satelit adalah bagian dari kawanan retrograde luar dari obyek-obyek di Jupiter," kata Scott Sheppard, Departemen Terrestrial Magnetism di Institut Carnegie for Science di Washington, DC, yang melaporkan penemuan itu. Satelit retrograde adalah bulan yang mengorbit "terbelakang"-dalam arah yang berlawanan rotasi aksial planet. Termasuk dua bulan baru, kawanan Jupiter memiliki 52 satelit retrograd dikenal, yang semuanya relatif kecil. "Kemungkinan ada sekitar seratus satelit sebesar ini" dalam kerumunan, kata Sheppard.

Seperti kebanyakan satelit retrogade Jupiter lainnya, S/2011 J1 dan J2 juga diklasifikasikan sebagai bulan tidak teratur, karena mereka jauh dari orbit planet dan memiliki orbit yang sangat eksentrik dan miring. Karena orbit mereka yang aneh, bulan kemungkinan adalah asteroid atau potongan komet yang lama ditangkap oleh gravitasi Jupiter daripada berkembang di tempat itu selama pembentukan planet itu sendiri.

"Karena satelit ini tidak teratur luar ditangkap selama tahun-tahun awal tata surya, mereka dapat memberi kita wawasan tentang pembentukan planet dan proses evolusi," tambah Sheppard. Sejauh nama imajinatif lebih prihatin, yang akan membutuhkan lebih banyak waktu dan lebih banyak data. Dengan konvensi didirikan, satelit dalam sistem Jovian diberi nama untuk pecinta dan keturunan dewa Romawi Yupiter atau rekan Yunani, Zeus. Tapi "satelit pada umumnya tidak diberikan nama mitologi Romawi atau Yunani sampai mereka memiliki setidaknya satu tahun pengamatan," kata Sheppard. Bulan baru Jupiter diumumkan pekan ini di Badan Pusat Persatuan Astronomi Internasional untuk Telegram Astronomi.

HUKUM OHM

   Hambatan atau disebut juga tahanan atau resistansi adalah sesuatu yang sering dibicarakan dalam bidang fisika elektronika. Apa sebenarnya fungsi dari hambatan tersebut? Dari data pengamatan kalian menunjukkan ada hubungan yang menarik antara kuat arus dan hambatan. Jika nilai hambatan diperbesar maka kuat arus akan menurun untuk beda potensial yang tetap, sehingga bisa ditulis,
Image:iiR.JPG
Persaman di atas menunjukkan bahwa hambatan berbanding terbalik dengan kuat arus. Dari Tabel 9.1 ditunjukkan bahwa jika nilai hambatan konstan maka hubungan antara kuat arus dan beda potesial adalah berbanding lurus, dengan kata lain semakin besar beda potensial makin besar kuat arusnya, lihat Gambar 9.1. Secara matematika dapat ditulis,
Image:i-v.JPG
Penggabungan ke dua persamaan dapat ditulis,
Image:ivrvir.JPG
Persamaan di atas disebut hukum Ohm, dengan R adalah hambatan yang dinyatakan dalam satuan ohm ditulis dalam simbol �� (omega). Berdasarkan hukum Ohm, 1 ohm didefinisikan sebagai hambatan yang digunakan dalam suatu rangkaian yang dilewati
kuat arus sebesar 1 ampere dengan beda potensial 1 volt. Oleh karena itu, kita dapat mendefinisikan pengertian hambatan yaitu perbandingan antara beda potensial dan kuat arus.


Ampere

Definisi satu ampere adalah satu coulomb muatan yang bergerak melalui sebuah titik dalam satu sekon. Arus listrik dapat terjadi apabila di dalam sebuah rangkaian terdapat beda potensial. Hubungan antara kuat arus listrik dan beda potensial listrik secara grafik dapat dilihat pada Gambar 9.1. Hubungan linier antara kuat arus dan beda potensial menunjukkan makin besar beda potensial makin besar kuat arusnya. Hubungan kesebandingan antara beda potensial dan kuat arus perlu adanya faktor pembanding yang disebut hambatan.